Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB
Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

JAKARTA - Keandalan pasokan energi nasional tidak terlepas dari sistem distribusi yang terencana dan terukur. 

Di balik tersalurnya energi ke berbagai wilayah Indonesia, terdapat infrastruktur strategis yang bekerja tanpa henti. Salah satu simpul penting tersebut berada di Terminal Khusus atau Jetty Kilang Balongan.

Fasilitas ini berperan sebagai penghubung utama penyaluran produk energi nasional. Beragam produk seperti BBM, BBK, Non BBM, dan petrokimia didistribusikan melalui terminal ini. Perannya menjadikan Kilang Balongan sebagai bagian vital rantai pasok energi nasional.

Distribusi dari Jetty Balongan menjangkau wilayah strategis nasional. Jakarta, Banten, dan sebagian besar Jawa Barat menjadi wilayah utama penerima pasokan. Dari titik ini, energi mengalir untuk menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Peran Terminal Khusus Kilang Balongan

Terminal Khusus Kilang Balongan berfungsi sebagai terminal sekaligus pelabuhan pemuatan produk hasil olahan kilang. Aktivitas rutin dilakukan melalui pemuatan produk migas ke kapal tanker. Salah satu proses yang berjalan adalah pemuatan Avtur ke kapal Pertamina International Shipping Cinta.

Distribusi Avtur dari Kilang Balongan dilakukan ke berbagai wilayah Indonesia. Selain Jakarta dan sekitarnya, pasokan juga dikirim ke Pontianak, Banjarmasin, dan Kotabaru. Sejumlah wilayah di kawasan Indonesia Timur turut menjadi tujuan distribusi sesuai kebutuhan.

Proses distribusi dimulai dari perencanaan kebutuhan yang matang. Tahapan dilanjutkan dengan pemuatan produk di Terminal Khusus Balongan. Setelah seluruh proses selesai, kapal diberangkatkan menuju wilayah tujuan.

Standar Operasional dan Keamanan Distribusi

Seluruh tahapan distribusi dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku. Pengawasan dilakukan secara ketat untuk memastikan keamanan dan ketepatan waktu. Proses ini dirancang agar pasokan energi tiba dalam kondisi optimal.

Setiap pemuatan dan pengiriman melewati pengawasan berlapis. Verifikasi dilakukan pada setiap tahapan operasional distribusi. Langkah ini memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga tujuan akhir.

Faktor keselamatan menjadi perhatian utama dalam distribusi energi. Kondisi cuaca dan laut terus dipantau selama proses pengiriman. Seluruh pergerakan kapal diawasi melalui sistem pelacakan berbasis GPS.

Kapasitas dan Kompleksitas Kilang Balongan

Kilang Balongan merupakan unit pengolahan minyak mentah dengan kompleksitas tertinggi di Indonesia. Kapasitas pengolahan kilang mencapai 150 ribu barel per hari. Produk yang dihasilkan mencakup Gasoline, Gasoil, Avtur, serta Non BBM.

Produk Non BBM yang dihasilkan meliputi Propylene dan LPG. Keberagaman produk ini menunjukkan kemampuan kilang dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Kilang Balongan menjadi tulang punggung pasokan energi Jawa bagian barat.

Sebagian besar hasil produksi digunakan untuk wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Sekitar 82 persen produk disalurkan ke kawasan tersebut. Sisanya didistribusikan ke wilayah lain serta untuk ekspor Decant Oil.

Infrastruktur Penunjang Distribusi Energi

Kilang Balongan dilengkapi fasilitas Single Point Mooring yang berada di lepas pantai. Fasilitas ini berjarak sekitar 18 kilometer dari daratan. SPM berfungsi sebagai titik sandar kapal tanker pengangkut minyak mentah.

Minyak mentah dan sebagian produk disalurkan melalui pipa bawah laut. Aliran tersebut menghubungkan kapal tanker langsung ke kilang. Sistem ini meningkatkan efisiensi dan keamanan distribusi bahan baku.

Terdapat tiga fasilitas SPM dengan kapasitas berbeda. Fasilitas ini mampu melayani kapal tanker berukuran 17.500 hingga 165.000 DWT. SPM terbesar bahkan dapat menerima muatan hingga sekitar satu juta barel.

Integrasi Hilir dan Komitmen Keberlanjutan

Kilang Unit Balongan merupakan salah satu fasilitas hilir strategis Pertamina. Lokasinya berdekatan dengan fasilitas energi lain di sekitarnya. Kedekatan ini memperkuat efisiensi rantai pasok nasional.

Sumber bahan baku kilang berasal dari lapangan migas terdekat. Hasil pengolahan juga disalurkan ke berbagai konsumen industri. Integrated Terminal Balongan menjadi pintu distribusi BBM dan LPG ke masyarakat.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina mengoptimalkan seluruh fasilitasnya. Upaya ini mendukung pelayanan publik dan keberlanjutan usaha. Komitmen terhadap transisi energi dan prinsip ESG terus diterapkan secara konsisten.

Terkini

Nuklir Jadi Pilar Strategis Kemandirian Energi Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

OPEC Plus Pertahankan Produksi Demi Keseimbangan Minyak

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Program MyPertamina Fair Dorong Loyalitas Konsumen BBM

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:58 WIB