JAKARTA - Upaya memperluas layanan publik terus dilakukan pemerintah daerah demi meningkatkan kemudahan masyarakat.
Di Jawa Barat, Badan Pendapatan Daerah menghadirkan Samsat Pembantu sebagai solusi atas keterbatasan akses ke Samsat Induk. Langkah ini diharapkan mampu mendekatkan layanan perpajakan kendaraan bermotor kepada warga di berbagai wilayah.
Kehadiran Samsat Pembantu menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang harus menempuh jarak jauh untuk mengurus pajak kendaraan. Dengan lokasi layanan yang lebih dekat, waktu dan biaya yang dikeluarkan masyarakat dapat ditekan. Kondisi ini sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan.
Saat ini, Samsat Pembantu telah beroperasi di beberapa daerah strategis. Layanan tersebut mencakup wilayah Cibinong, Pameungpeuk, Jonggol, dan Leuwiliang. Penempatan lokasi ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan.
Tujuan dan Arah Kebijakan Pelayanan Pajak
Kepala Bapenda Jawa Barat, Asep Supriatna, menegaskan bahwa Samsat Pembantu dirancang untuk mempermudah masyarakat. Fokus utama kebijakan ini adalah memberikan pelayanan yang cepat, efisien, dan merata. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi terbebani jarak maupun antrean panjang.
Langkah ini juga sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam memperluas kanal pembayaran pajak. Bapenda tidak hanya mengandalkan layanan tatap muka, tetapi juga menyiapkan kolaborasi dengan berbagai mitra. Kerja sama dengan perbankan dan gerai ritel menjadi bagian dari strategi tersebut.
Asep menekankan bahwa pengembangan layanan dilakukan secara bertahap. Setiap wilayah akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan dan potensi wajib pajaknya. Orientasi utama tetap pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat luas.
Ragam Layanan yang Disediakan Samsat Pembantu
Samsat Pembantu menyediakan layanan perpajakan kendaraan yang cukup lengkap. Masyarakat dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan maupun lima tahunan. Selain itu, layanan ganti kaleng juga tersedia di lokasi ini.
Tidak hanya itu, Samsat Pembantu juga melayani balik nama kendaraan. Perubahan bentuk dan perubahan nama kendaraan pun dapat diproses melalui layanan ini. Penerbitan duplikat STNK serta perubahan alamat kendaraan turut menjadi bagian dari pelayanan.
Dengan cakupan layanan yang luas, masyarakat tidak perlu lagi mendatangi Samsat Induk. Proses administrasi kendaraan dapat diselesaikan di satu tempat yang lebih dekat. Hal ini memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi wajib pajak.
Jam Operasional dan Akses Informasi
Untuk mendukung kemudahan masyarakat, Samsat Pembantu memiliki jam operasional yang jelas. Layanan dibuka pada hari kerja dari pagi hingga siang hari. Pada hari Sabtu, layanan tetap tersedia dengan waktu yang lebih singkat.
Penetapan jam operasional ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan jadwal yang konsisten, warga dapat merencanakan waktu pengurusan administrasi kendaraan. Kejelasan jadwal turut meningkatkan kepercayaan terhadap layanan publik.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi tambahan, saluran komunikasi juga telah disiapkan. Layanan informasi dapat diakses melalui pusat informasi resmi dan layanan pesan singkat. Kehadiran kanal ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat.
Kontribusi terhadap Target Pendapatan Daerah
Selain meningkatkan pelayanan, kehadiran Samsat Pembantu juga berkontribusi pada pencapaian target Pendapatan Asli Daerah. Bapenda Jawa Barat menargetkan capaian PAD yang cukup besar pada tahun 2026. Pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu penopang utama target tersebut.
Target penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor dipatok dalam angka triliunan rupiah. Sementara itu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor juga memiliki porsi penting dalam struktur pendapatan daerah. Optimalisasi layanan diharapkan mampu mendukung pencapaian target tersebut.
Asep menyampaikan optimismenya terhadap realisasi target yang telah ditetapkan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan pelayanan yang mudah diakses, potensi penerimaan daerah dinilai sangat menjanjikan. Samsat Pembantu diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kepatuhan dan pendapatan daerah.