Penerbangan

TNI AU Perkuat Budaya Keselamatan Penerbangan

TNI AU Perkuat Budaya Keselamatan Penerbangan
TNI AU Perkuat Budaya Keselamatan Penerbangan

JAKARTA - Keselamatan terbang dan kerja menjadi aspek krusial dalam setiap aktivitas penerbangan militer. 

TNI Angkatan Udara menempatkan keselamatan sebagai landasan utama dalam mendukung kesiapan operasional. Pendekatan ini diterapkan melalui berbagai program pembinaan dan peningkatan kompetensi.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, TNI AU menyelenggarakan Aviation Safety Workshop Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar melalui Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara. Pelaksanaan workshop menjadi sarana penguatan pemahaman keselamatan secara menyeluruh.

Forum ini juga dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama dengan mitra internasional. Kerja sama dilakukan dengan Royal Canadian Air Force Directorate of Military Training and Cooperation. Sinergi ini diharapkan memperkaya perspektif keselamatan penerbangan.

Pelaksanaan Workshop Keselamatan Penerbangan

Aviation Safety Workshop diselenggarakan di Skadik 505 Pusbahasa, Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI AU serta perwakilan dari Royal Canadian Air Force. Pelaksanaan workshop menjadi bagian dari agenda peningkatan kualitas keselamatan terbang.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakapuslaiklambangjaau, Marsma TNI Dodi Fernando, S.E., M.Soc. Acara berlangsung dengan suasana formal dan penuh antusiasme peserta. Workshop dirancang untuk membahas berbagai aspek keselamatan penerbangan militer.

Materi yang disampaikan mencakup pengalaman, prosedur, dan pendekatan keselamatan. Diskusi dilakukan secara terbuka antara peserta dari kedua negara. Hal ini mendorong pertukaran pengetahuan yang konstruktif dan aplikatif.

Keselamatan sebagai Fondasi Tugas TNI AU

Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Fakhrizet, S.Sos. menyampaikan pandangan penting terkait keselamatan. Sambutan tersebut dibacakan oleh Wakapuslaiklambangjaau dalam pembukaan kegiatan. Keselamatan terbang dan kerja disebut sebagai fondasi utama setiap tugas TNI AU.

“Workshop ini menjadi wujud komitmen TNI AU dalam meningkatkan budaya keselamatan penerbangan serta sarana pertukaran pengetahuan dengan Royal Canadian Air Force,” ujar Kapuslaiklambangjaau. Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan TNI AU. Budaya keselamatan diposisikan sebagai nilai utama organisasi.

Penerapan keselamatan tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga kultural. Seluruh personel diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang sama. Dengan demikian, risiko dapat diminimalkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Harapan dari Kerja Sama Internasional

Atase Pertahanan Kanada, Col Stewart Taylor, menyampaikan harapan atas pelaksanaan workshop. Ia menilai forum ini memberikan manfaat strategis bagi kedua pihak. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam program keselamatan masing-masing.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah melindungi nyawa personel. Selain itu, kesiapan peralatan dan keberhasilan misi juga menjadi perhatian utama. Keselamatan dipandang sebagai faktor penentu efektivitas operasi.

Dalam kegiatan ini, Atase Pertahanan Kanada didampingi sejumlah perwira. Mereka antara lain LCOL Wilfred Rellinger, LCOL Simon Germain, MAJ Macauley, CAPT Josh Paley, MWO James Brown, serta MWO Daniel Landry. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan kerja sama yang dibangun.

Sinergi Personel dan Penguatan Kapasitas

Dari pihak Puslaiklambangjaau, sejumlah pejabat turut hadir dalam workshop. Mereka di antaranya Marsma TNI Tahyodi, S.A.P. selaku Paban I/Binlambangja. Kehadiran pejabat ini memperkuat koordinasi lintas fungsi.

Selain itu, hadir pula Paban III/Alpal, Paban II/Laikkualpers, dan Paban IV/Standevallaik. Unsur lainnya mencakup Kalaiklambangja Koopsudnas dan Wadirlambangja. Partisipasi ini mencerminkan dukungan struktural terhadap keselamatan penerbangan.

Workshop ini juga dihadiri Paban IV/Hublu Sintelau, Paban III/Lat Sopsau, para Paban Puslaiklambangjaau, serta Danpusbahasa Kodiklatau. Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperkuat sinergi internal. Melalui kegiatan ini, TNI AU menegaskan komitmen berkelanjutan terhadap keselamatan terbang dan kerja.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index